Menyambut kelahiran si buah hati, apalagi anak pertama dan udah lama dinanti-nanti tentunya menjadi hal yang sangat ditunggu-tunggu.
Meskipun baru pengalaman pertama, aku pengen coba share persiapan yang aku lakukan menjelang kelahiran baby boy, berdasarkan sharing dari mommy yang lebih pengalaman juga sihπ
1. Tempat persalinan
Sejak usia kandungan 7 bulan dan sudah memutuskan ingin melahirkan di kota kelahiranku, Jogja, supaya dekat dengan keluarga (baca : ortu alias mama), aku mulai mencari tahu RS yang direkomendasikan untuk bersalin. Aku mencari RS dan dokter yang pro persalinan normal dan pro ASI tentunya. Akhirnya aku memilih untuk melahirkan di RS Panti Rapih. Berikut ini beberapa alasan kenapa aku memilih RS tersebut :
- RS & dokternya pro persalinan normal & pro ASI, bahkan sejak dini aku udah diwanti-wanti nanti waktu melahirkan jangan bawa susu formula ke RS ya π
- Lokasi RS yang gak terlalu jauh dari rumah
- RS ini menerapkan rawat gabung, maksudnya sejak bayi lahir, bayi & ibu nya akan dirawat bareng. Asik kan!
- Pelayanannya yang ramah & menyenangkan π
Nah, sisanya tinggal mencari informasi biaya persalinan, setiap kelas biaya nya berapa & fasilitasnya apa. Itu perlu banget untuk kita mempersiapkan budget & memilih kamar perawatan yang sesuai.
2. Perlengkapan baby
Gak kalah penting nih, apalagi newly mom kayak aku gini yang masih bener-bener nol gak punya apa-apa. Beda kalau udah punya anak sebelumnya, barang-barang yang masih bagus bisa dipake lagi hihihiii.
Perlengkapan baby ini meliputi pakaian, perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, perlengkapan pergi, peralatan menyusui, dan perlengkapan buat busui nya juga jangan sampai lupa. Detail perlengkapan baby ini nanti aku share terpisah ya, Mom!
3. Tas bunda & baby
Tas bunda & baby ini perlu dipersiapkan beberapa minggu sebelum melahirkan. Kemarin sejak kehamilan 36 minggu aku udah disarankan untuk mempersiapkan keperluan ini saat kunjungan ke bidan dewasa. (Kunjungan ke bidan? Bukan ke dokter? Aku share nanti ya, Mom pengalamanku kunjungan ke bidan dewasa)
Nah, berikut ini beberapa keperluan yang disarankan oleh bidan untuk dibawa :
a. Keperluan bunda :
- jarik 2 buah
- baju berkancing depan 3 potong
- celana longgar 3 potong
- pembalut khusus melahirkan
- pakaian dalam (BH khusus busui yaa)
- perlengkapan pribadi lainnya yang diperlukan
b. Keperluan baby :
Jika kita melahirkan di RS Panti Rapih, kita gak perlu membawa perlengkapan baby terlalu banyak, karena seluruh kebutuhan selama di RS sudah disiapkan oleh RS. Kita cukup membawa 1 set baju bayi yang akan dia pakai sepulang dari RS
4. Persiapan fisik
Yang gak kalah pentingnya adalah persiapan fisik karena katanya kita akan menguras energi yang super saat melahirkan nanti. Jangan sampe fisik kita drop ya, Mom! Semoga aku juga sampe melahirkan nanti sehat-sehat, Amin.
Untuk persiapan fisik, berikut ini beberapa hal yang aku lakukan :
- senam hamil 1-2x seminggu (di RS Panti Rapih memfasilitasi ini, biaya Rp 25.000 / sesi).
- medical check up ke Laboratorium berdasarkan rekomendasi dokter & bidan
- tidak bepergian jauh kalau gak urgent (intinya kita harus cukup istirahat)
5. Persiapan mental
Persiapan mental penting banget nih, Mom. Tau sendiri banyak yang bilang sakitnya melahirkan normal. Ya sudahlah, memang itu kodrat kita sebagai seorang wanita kan, Mom? Yuk kita nikmatin aja hehehe. Aku sih kemarin berusaha untuk selalu berpikiran positif & yakin bisa melahirkan normal. Semoga bisa & semua berjalan lancar, Amin. Urusan nanti hari H seperti apa, yang penting kita sudah berusaha & menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan π
Dan waktu itu aku sering mensugesti diri sendiri bahwa proses melahirkan itu pasti bisa kita lewati.
Untuk menghindarkan diri dari pikiran-pikiran negatif & mempersiapkan mental kita menghadapi persalinan, kita bisa berkunjung ke bidan dewasa dan mengikuti seminar kehamilan. Kalau di RS Panti Rapih kita memang disuruh ke bidan dewasa oleh dokter, mulai dari minggu ke 32 sudah disarankan dokter biasanya.
6. Persiapan pengasuh baby
Buat calon ibu yang masih bekerja kaya aku begini, tentunya perlu memiliki pengasuh baby. Mulai masa kehamilan udah waktunya nih Mom kita mencari pengasuh, siapa tahu kurang cocok, sebelum baby lahir kita sempat mencari ganti nya. Ya kan?
Buat Mommy yang lagi menunggu-nunggu kelahiran debay, semangat & semoga persalinannya lancar ya Mom!
Meskipun baru pengalaman pertama, aku pengen coba share persiapan yang aku lakukan menjelang kelahiran baby boy, berdasarkan sharing dari mommy yang lebih pengalaman juga sihπ
1. Tempat persalinan
Sejak usia kandungan 7 bulan dan sudah memutuskan ingin melahirkan di kota kelahiranku, Jogja, supaya dekat dengan keluarga (baca : ortu alias mama), aku mulai mencari tahu RS yang direkomendasikan untuk bersalin. Aku mencari RS dan dokter yang pro persalinan normal dan pro ASI tentunya. Akhirnya aku memilih untuk melahirkan di RS Panti Rapih. Berikut ini beberapa alasan kenapa aku memilih RS tersebut :
- RS & dokternya pro persalinan normal & pro ASI, bahkan sejak dini aku udah diwanti-wanti nanti waktu melahirkan jangan bawa susu formula ke RS ya π
- Lokasi RS yang gak terlalu jauh dari rumah
- RS ini menerapkan rawat gabung, maksudnya sejak bayi lahir, bayi & ibu nya akan dirawat bareng. Asik kan!
- Pelayanannya yang ramah & menyenangkan π
Nah, sisanya tinggal mencari informasi biaya persalinan, setiap kelas biaya nya berapa & fasilitasnya apa. Itu perlu banget untuk kita mempersiapkan budget & memilih kamar perawatan yang sesuai.
2. Perlengkapan baby
Gak kalah penting nih, apalagi newly mom kayak aku gini yang masih bener-bener nol gak punya apa-apa. Beda kalau udah punya anak sebelumnya, barang-barang yang masih bagus bisa dipake lagi hihihiii.
Perlengkapan baby ini meliputi pakaian, perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, perlengkapan pergi, peralatan menyusui, dan perlengkapan buat busui nya juga jangan sampai lupa. Detail perlengkapan baby ini nanti aku share terpisah ya, Mom!
3. Tas bunda & baby
Tas bunda & baby ini perlu dipersiapkan beberapa minggu sebelum melahirkan. Kemarin sejak kehamilan 36 minggu aku udah disarankan untuk mempersiapkan keperluan ini saat kunjungan ke bidan dewasa. (Kunjungan ke bidan? Bukan ke dokter? Aku share nanti ya, Mom pengalamanku kunjungan ke bidan dewasa)
Nah, berikut ini beberapa keperluan yang disarankan oleh bidan untuk dibawa :
a. Keperluan bunda :
- jarik 2 buah
- baju berkancing depan 3 potong
- celana longgar 3 potong
- pembalut khusus melahirkan
- pakaian dalam (BH khusus busui yaa)
- perlengkapan pribadi lainnya yang diperlukan
b. Keperluan baby :
Jika kita melahirkan di RS Panti Rapih, kita gak perlu membawa perlengkapan baby terlalu banyak, karena seluruh kebutuhan selama di RS sudah disiapkan oleh RS. Kita cukup membawa 1 set baju bayi yang akan dia pakai sepulang dari RS
4. Persiapan fisik
Yang gak kalah pentingnya adalah persiapan fisik karena katanya kita akan menguras energi yang super saat melahirkan nanti. Jangan sampe fisik kita drop ya, Mom! Semoga aku juga sampe melahirkan nanti sehat-sehat, Amin.
Untuk persiapan fisik, berikut ini beberapa hal yang aku lakukan :
- senam hamil 1-2x seminggu (di RS Panti Rapih memfasilitasi ini, biaya Rp 25.000 / sesi).
- medical check up ke Laboratorium berdasarkan rekomendasi dokter & bidan
- tidak bepergian jauh kalau gak urgent (intinya kita harus cukup istirahat)
5. Persiapan mental
Persiapan mental penting banget nih, Mom. Tau sendiri banyak yang bilang sakitnya melahirkan normal. Ya sudahlah, memang itu kodrat kita sebagai seorang wanita kan, Mom? Yuk kita nikmatin aja hehehe. Aku sih kemarin berusaha untuk selalu berpikiran positif & yakin bisa melahirkan normal. Semoga bisa & semua berjalan lancar, Amin. Urusan nanti hari H seperti apa, yang penting kita sudah berusaha & menyerahkan diri sepenuhnya kepada Tuhan π
Dan waktu itu aku sering mensugesti diri sendiri bahwa proses melahirkan itu pasti bisa kita lewati.
Untuk menghindarkan diri dari pikiran-pikiran negatif & mempersiapkan mental kita menghadapi persalinan, kita bisa berkunjung ke bidan dewasa dan mengikuti seminar kehamilan. Kalau di RS Panti Rapih kita memang disuruh ke bidan dewasa oleh dokter, mulai dari minggu ke 32 sudah disarankan dokter biasanya.
6. Persiapan pengasuh baby
Buat calon ibu yang masih bekerja kaya aku begini, tentunya perlu memiliki pengasuh baby. Mulai masa kehamilan udah waktunya nih Mom kita mencari pengasuh, siapa tahu kurang cocok, sebelum baby lahir kita sempat mencari ganti nya. Ya kan?
Buat Mommy yang lagi menunggu-nunggu kelahiran debay, semangat & semoga persalinannya lancar ya Mom!
Komentar
Posting Komentar